Rambutan

Buah yang berambut, buah apa namanya? Masih ingatkah Anda dengan lagu semasa kecil yang sering kita dendangkan ini? Rambutan merupakan salah satu buah eksotis asli Indonesia. Buah yang berkerabat dekat dengan leci ini memiliki daging yang berair dan berwarna putih. Rapiah, lebak, dan binjai adalah jenis rambutan yang cukup sering kita jumpai di pasaran.
Buah ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tannin dan saponin. Kulit batang mengandung tannin, saponin, flavonida, pectic substance, dan zat besi.
Manfaat Buah Rambutan
Diet
Setiap 100 gram rambutan mengandung 84 kalori. Jika Anda mengikuti program diet 2.000 kalori, rambutan telah menyumbangkan 4,2 persen kalori harian yang Anda butuhkan. Jumlah kalor yang dibutuhkan oleh tubuh bervariasi karena tergantung pada berat badan, gaya hidup, jenis kelamin, dan usia.
Makronutrien
Rambutan dikenal sebagai buah yang sangat rendah lemak. Sebagian besar kalori yang dimiliki oleh rambutan berasal dari karbohidrat. Institute of Medicine merekomendasikan 130 gram rambutan untuk konsumsi harian Anda.

Vitamin
Setiap 100 gram rambutan mengandung sekitar 40 persen dari asupan harian vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, daging rambutan juga mengandung sekitar 1 persen niacin atau biasa dikenal sebagai vitamin B3.
Mineral
Rambutan sangat kaya akan zat besi, yang dibutuhkan untuk mengontrol kadar oksigen dalam tubuh. Zat besi membantu mencegah kelelahan dan pusing yang disebabkan oleh anemia. Selain itu, daging rambutan juga memenuhi 4,3 persen kebutuhan fosfor harian tubuh. Fosfor membantu menyaring limbah di ginjal, serta diperlukan untuk pertumbuhan, pemeliharaan, dan perbaikan semua jaringan dan sel.
Obat herbal
Selain manfaat gizi, rambutan juga memiliki kegunaan herbal, seperti membunuh parasit usus dan mengurangi gejala diare. Bahkan, sebagian orang juga menggunakannya sebagai obat demam.
Selain Buahnya bagian tumbuhan ini juga dapat digunakan sebagai obat adalah:
Kulit Buah - digunakan untuk mengatasi disentri dan demam,
Kulit Kayu - digunakan untuk mengatasi sariawan,
Daun - digunakan untuk mengatasi diare dan menghitamkan rambut,
Akar - digunakan untuk mengatasi demam
Biji - digunakan untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus).
Cara Pemakaian. Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Untuk pemakaian luar, daun digiling samapi halus, lalu ditambah sedikit air. Kemudian air perasannya dapat digunakan untuk perawatan rambut. Adapun contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :
Disentri Kulit buah rambutan (10 buah) dicuci, lalu dippotong-potong seperlunya. Lalu ditambahkan 3 gelas minum air bersih, selanjutnya rebus sampai airnya tersisa setengah. Setelah dingin, disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.
Demam Kulit rambutan yang telah dikeringkan (15 gr) dicuci. Kemudian ditambah 3 gelas air bersih, lalu direbus sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.
Perawatan Rambut Daun rambutan secukupnya dicuci , lalu ditumbuk sampai halus. Sedikit air ditambahkan, sambil diaduk rata sampai menjadi adonan seperti bubur. Lalu, diperas dan didisaring dengan sepotong kain. Air yang terkumpul digunakan untuk membasahi kulit kepala. Hal ini dilakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.
Kencing Manis Biji rambutan (5 biji) digoreng sangran (sangria), lalu digiling sampai menjadi serbuk. Kemudian, diseduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin airnya diminum sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.
Sariawan Kulit kayu rambutan (3 ruas jari) dicuci, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Kemudian dipakai untuk berkumur selagi hangat.
Terima Kasih dan Semoga Informasi ini bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar